Tiga Fokus Utama Pendongkrak Sumber PAD di Dinas Perhubungan Kabupaten Kuantan Singingi

Kuansing,metrosumatranews.com.

Pelaksana tugas kepala dinas perhubungan kabupaten Kuantan Singingi Marhumala Pontas ditemui metrosumatranews.com di ruang kerjanya Jum’at (12/11/2021)  menyampaikan, bahwa dinas perhubungan kuantan singingi dibawah kepemimpinan beliau yang  aktif  per tanggal 01 September 2021 langsung tancap gas dalam bekerja dengan melakukan tiga langkah strategis untuk mendorong  peningkatan sumber Pendapatan Asli Darah (PAD) dari Dinas Perhubungan Kuantan Singingi.

Pertama Marhumala Pontas mengatakan,  salah satu sumbangan pendapatan asli daerah terbesar di dinas perhubungan Kuantan Singingi berasal dari uji kendaraan bermotor (KIR), proses uji kendaraan bermotor di dinas perhubungan Kuantan Singingi setelah hampir dua tahun tidak aktif,  karena kekurangan alat penerapan sistem penerbitan bukti  uji lulus elektonik (Blue) yang nanti semua uji kendaraan bermotor (KIR) bisa disimpan dalam bentuk data digital yang dapat diakses menggunakan alat khusus dan itu baru aktif kembali di dinas perhubungan kuantan singingi per tanggal 23 Agustus 2021.

Beliau mengatakan dinas perhubungan Kuantan Singingi memiliki target sampai akhir tahun nanti mengejar target realisasi pendapatan asli daerah sekitar Rp.1.050.000.000 (Satu Milyar Lima Puluh Juta Rupiah) per tahun kerja 2021 ini. dimana dari target tersebut per November 2021 baru terealisasi sekitar Rp220.000.000 (Dua Ratus Dua Puluh Juta Rupiah).

Dari data yang sudah ada per November 2021 Dinas Perhubungan Kuantan Singingi sudah bekerja dengan melakukan uji kendaraan bermotor (KIR) sebanyak 500 unit kendaraan bermotor yang sudah di KIR dengan realisasi pendapatan daerah yang sudah dicapai hampir sekitar Rp130.000.000 (Seratus Tiga Puluh Juta Rupiah)

Marhumala Pontas pun katakan, Dinas Perhubungan Kuantan Singingi akan bekerja secara maksimal untuk mengenjot ketertinggakan dari target relaisasi Pendapatan Asli Daerah  tersebut, dinas perhubungan Kuantan Singingi akan memaksimalkan target 2000 mobil untuk bisa di KIR sampai akhir tahun di bulan Desember 2021 ini.

Langkah langkah yang diambil oleh Dinas Perhubungan Kuantan Singingi yaitu dengan menyurati seluruh perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah kabupaten Kuantan Singingi dan dalam hal tersebut akan melakukan pendataan ulang terhadap seluruh kendaraan bermotor yang beeoperasi di seluruh perusahaan-perusahaan di kabupaten Kuantan Singingi  dan juga akan melakukan razia razia rutin di seluruh wilayah Kuantan Singingi sampai akhir tahun 2021 ini.

Selanjutnya Marhumala Pontas tuturkan, sumber pendapatan asli daerah yang kedua dinas perhubungan kuantan singingi bersumber dari aktifnya kembali terminal yang ada, dinas perhubungan kuantan singingi akan kembali memfungsikan terminal yang ada di kabupaten kuantan singingi, karena dengan aktif nya kembali terminal tersebut juga akan memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap sumber pendapatan asli daerah kabupaten Kuantan Singingi.

Karena terminal di Teluk Kuantan di ibukota kabupaten Kuantan Singingi sudah hampir empat tahun tidak berfungsi dan berjalan Kata Marhumala Pontas, kondisi nya sudah begitu sekian parah, mulai dari kebersihan, semak, kotor, dan tidak tertib bahkan tidak nyaman untuk dilihat terminal tersebut, Dijadwalkan pada tanggal 15 november 2021 ini Dinas Perhubungan Kuantan Singingi akan kembali memasukkan mobil keterminal tersebut, seperti travel, bus antar kota, bus antar kabupaten, sehingga tidak ada lagi agen agen liar diluar terminal, dengan melakukan langkah tersebut akan menghasilkan retribusi sebagai tambahan dari dinas perhubungan kuantan singingi untuk menggenjot peningkatan sumber Pendapatan Asli Daerah Dinas Perhubungan Kabupaten Kuantan Singingi.

Selanjutnya Marhumala Pontas menyampaiakan lagi langkah ketiga yang akan dilakukan Dinas Perhubungan Kuantan Singingi yaitu menata ulang lahan lahan parkir, karena parkir juga merupakan sumber pendapatan asli daerah, parkir harus kembali dipetakan dan ditata ulang dan juga harus dihitung titik titik mana yang harus dibenahi, karena di ibukota Kuantan Singingi khususnya di Teluk Kuantan ada sekitar 23 (Dua Puluh Tiga) sampai 25 (Dua Puluh Lima).

Langkah Selanjutnya dengan cara melakukan pendataan ulang terkait identitas petugas petugas parkir dengan membuat SK baru di tahun 2022 nanti, karena petugas parkir harus jelas identitasnya dan juga wajib memakai kostum petugas parkir seragam, kendaraan kendaraan yang parkir dihitung dan di dafa dengan jelas, hal ini berkaitan erat dengan kesiapan kabupaten Kuantan Singingi dalam menghadapi tuan rumah porprov tahun 2022 nantinya.

Pada Tahun Anggaran 2022 Ketiga Program sumber Pendapatan Asli Daerah dari Dinas Perhubungan Kuantan Singingi Ini Per Januari Tahun 2022 nanti telah normal sehingga beban target Pendapatan Asli Daerah dari Dinas Perhubungan Kuantan Singingi ini dapat mencapai tagetnya.  dimana sama sama diketahui bahwa Pendapatan Asli Daerah sangat dibutuhkan sebagai untuk biaya pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi Tutup Marhumala Pontas.(Hari)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *