News  

Wabup Richi Aprian Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Lima kaum,metrosumatranews.com.      Covid-19 trennya kembali meningkat dan patut menjadi perhatian bersama. Mari kita patuhi protokol kesehatan untuk menjaga diri, keluarga dan masyarakat dari terpapar virus Corona.

Itulah pesan Wakil Bupati Richi Aprian saat memberi sambutan tim safari Ramadhan khusus dan Subuh berjamaah di Masjid Nurul Iman Simpang Kiambang, Kamis (22/04/2021), turut dalam rombongan Kadis PMDPPKB Nofenril dan Kabag Kesra H. Afrizon yang juga sebagai penceramah.

Berdasarkan laporan kemaren (Rabu-red) terjadi penambahan 13 orang sehingga akumulasi kasus konfirmasi positif Covid-19 di Tanah Datar sudah mencapai sebanyak 1.366 orang di mana 29 orang menjalani perawatan di berbagai rumah sakit, 97 orang isolasi mandiri, dan meninggal dunia 47 orang, sementara yang sudah sembuh 1.193 orang.

Seiring meningkatnya kembali kasus Covid-19 di Sumatera Barat termasuk di Tanah Datar, pemerintah daerah mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Namun demikian sampai wabup, disiplin menerapkan 3M atau 5M tidak ada manfaatnya jika tidak dekat dengan Allah SWT.

“Sebagai umat beragama, 3M atau 5M tidak ada gunanya jika tidak dekat dengan Allah SWT. Dengan ketaatan kepada-Nya, Insya Allah pertolongan akan selalu ada bahkan Allah tegaskan jika penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa kepada-Nya akan diturunkan keberkahan dari langit dan dikeluarkan dari bumi ,” sampai Wabup.

“Saya beri apresiasi jamaah Nurul Iman, biasanya yang pakai masker hanya tim, tetapi di sini umumnya memakai masker,” sebutnya.

Wabup juga ingatkan permasalahan sosial kemasyarakatan seperti narkoba dan pelecehan seksual perlu mendapat perhatian.

“Lima Kaum sebagai ibu kabupten termasuk tinggi angka kejahatan. Untuk itu saya berharap, masyarakat bisa merangkul generasi muda kepada hal-hal yang positif. Salah satunya melalui memakmurkan masjid. Generasi muda harus diselamatkan kalau kita tidak ingin masa depan daerah dan bangsa menjadi kelam,” sambungnya.

Sebelumnya Ketua Pengurus Masjid Nurul Iman Maswardi menyampaikan kegiatan non fisik berupa pendidikan dan pengajian berjalan baik.

Maswardi juga sebutkan TPA/TPSA Masjid Nurul Iman memiliki hampir 200 santri.

“Melalui pendidikan yang dilaksanakan sudah melahirkan hafiz, hafizah, qori dan qoriah baik yang bisa berkompetensi di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi bahkan nasional,” kata Maswardi.

“Sebagai salah satu masjid yang berada di pusat kota dan dekat dengan komplek pemukiman masyarakat, Alhamdulillah cukup ramai didatangi termasuk musafir,” ungkap buya Maswardi yang juga Ketua BKMT Tanah Datar ini.(STM)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *