Daerah  

Wagub Sumbar Temu Ramah Dengan Masyarakat Nagari Barulak

Tanjung Baru,metrosumatra.com.

Sebagaimana kamis (02/05/2024) lalu di kantor Nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru melaksanakan temu ramah bersama Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat Audy Joinaldy dengan masyarakat.

Dimana temu ramah ini atas kunjungan kerja Wagub Sumbar ke Kabupaten Tanah Datar di Nagari Barulak berlangsung di Aula Kantor Wali Nagari Barulak tersebut. 

Kedatangan Wagub beserta rombongan disambut langsung Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama anggota DPRD Tanah Datar Joni Rustam, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nofi Hendri, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Alfian Fikri, Kepala BPBD dr. Ermon Reflin, Camat Tanjung Baru Riki Aprizaldi dan forkopimca, Wali Nagari beserta undangan lainnya.

Wali Nagari Barulak Azisman Dt. Sati Nan Panjang dihadapan Wagub menyampaikan ucapan terima kasih atan kunjungannya rombongan untuk bertemu ramah dengan masyarakat nagari Barulak.

“Terima kasih Pak Wagub, Alhamdulillah bapak turun langsung memberikan pencerahan dan informasi, serta yang terpenting menyerap langsung aspirasi masyarakat terutama terkait perbaikan jalan lintas Provinsi Simpang Baso dan Piladang, dan perbaikan irigasi akibat bencana banjir bandang,” ucapnya.

Lebih lanjut, Azisman juga memaparkan beberapa potensi yang ada di nagari Barulak yaitu di bidang pertanian, perkebunan dan juga bidang pariwisata.

Sementara itu, Bupati Eka Putra sampaikan kehadiran Wakil Gubernur sebagai bukti nyata kepedulian Pemerintah Provinsi untuk menerima masukan, kritik dan saran guna peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

“Terima kasih Pak Wagub hadir langsung menjemput aspirasi dari masyarakat kami, terutama terkait bencana dan perbaikan pembangunan di Kabupaten Tanah Datar khususnya di nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru ini,” ucapnya.

Eka Putra tambahkan, kehadiran Wagub juga merupakan tindak lanjut kunjungan Gubernur pada tanggal 9 April lalu, terkait perbaikan jalan dan bencana longsor yang mengakibatkan jembatan putus dan beberapa irigasi rusak di nagari Barulak. 

“Ini bukti nyata hubungan baik antara Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dengan Pemerintah Provinsi, sehingga kehadiran pak Wagub bisa menjadi sitawa dan sidingin bagi kami terutama bagi masyarakat. Ini juga wujud perhatian khusus yang diberikan Pemerintah Provinsi kepada Kabupaten Tanah Datar demi kesejahteraan masyarakat,”  ungkapnya. 

Selanjutnya, Bupati Eka Putra juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu untuk membebaskan tanah yang ada di kiri kanan jalan mulai dari batas Piladang sampai Simpang Baso Tanjung Alam sekitar 1,5 km. 

“Jalan ini sekarang memang kondisinya sedang rusak parah, tapi InsyaAllah tahun 2024 ini akan dilakukan pengaspalan kembali,” sampainya. 

Di akhir sambutannya, Bupati Eka Putra juga menegaskan bahwa lahan persawahan yang terdampak bencana beberapa waktu lalu akan menjadi prioritas untuk program Bajak Gratis.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Audy Joinaldy sampaikan terkait bencana yang terjadi bukan cuma nagari Barulak yang terkena dampaknya, akan tetapi ratusan nagari di Sumatera Barat. Namun, tambahnya, dengan keterbatasan anggaran tentu belum semua dampak kerusakan bisa dibangun kembali, tentunya secara bertahap, namun skala priotitas salah satunya perbaikan irigasi yang akan berdampak terhadap pangan di masyarakat.

Selain itu, Wakil Gubernur Audy juga mengatakan bahwa Tanah Datar merupakan produsen penghasil beras nomor satu di Sumatera Barat di atas Kabupaten Solok, jadi memang banyak peluang ditumpangkan di Tanah Datar. 

Terkait dengan jalan yang viral, Wagub Audy menanggapi bahwa Pemerintah Provinsi dan Kabupaten tidak tinggal diam. 

“Saya bersama Gubernur dan pak Bupati terus menjemput bola ke pusat, salah satunya dengan menemui Menteri terkait. InsyaAllah beberapa ruas jalan di Kabupaten Tanah Datar akan di kerjakan tahun 2024 ini melalui APBD Provinsi sebesar Rp137 miliar, dan ini cukup besar dibandingkan Kabupaten kota lainnya,” terang Wagub.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Audy juga serahkan simbolis bibit jeruk, pokat, jengkol, durian dan bibit ikan kepada masyarakat dan Pemerintah Nagari. (Pr/STM)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *