Indeks

Hari Pertama Kejurprov FORKI Sumbar 2026 Berlangsung Lancar, Ribuan Karateka Ramaikan GOR Tuanku Rao

Lubuk Sikaping,metrosumatra.com.

– Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) FORKI Sumatera Barat Tahun 2026 resmi memulai rangkaian pertandingan hari pertama di GOR Tuanku Rao, Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Jumat (26/6/2026). Meski upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (27/6/2026), sejumlah nomor pertandingan telah lebih dahulu digelar sesuai agenda yang telah ditetapkan panitia.

Arena pertandingan sejak pagi dipenuhi oleh para atlet, pelatih, ofisial, wasit juri, serta rombongan kontingen dari 19 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan yang berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat.

Kejurprov FORKI Sumbar 2026 diperkirakan melibatkan lebih dari 1.000 peserta yang terdiri dari atlet, pelatih, ofisial, panitia, relawan, serta masyarakat yang datang memberikan dukungan. Selama tiga hari pelaksanaan, GOR Tuanku Rao dipastikan menjadi pusat kegiatan olahraga karate di Sumatera Barat.

Pada hari pertama, pertandingan difokuskan pada nomor kata yang diikuti atlet dari berbagai kelompok usia, mulai dari usia dini, pra pemula, kadet, junior hingga senior. Pertandingan berlangsung secara bersamaan di tiga tatami yang telah disiapkan panitia.

Selain nomor kata, beberapa kelas kumite juga mulai dipertandingkan. Para karateka terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat saling menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam memperebutkan medali kejuaraan.

Suasana pertandingan berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Dukungan dari para pelatih, ofisial, dan suporter semakin menambah semarak jalannya pertandingan sejak pagi hingga sore hari.
Ketua Umum FORKI Kabupaten Pasaman, Tirto Edhi P, SH, MM, turun langsung meninjau arena pertandingan. Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan jadwal serta seluruh kebutuhan peserta dapat terpenuhi dengan baik.

Menurut Tirto Edhi, kesiapan panitia, perangkat pertandingan, sarana dan prasarana, hingga pelayanan kepada seluruh kontingen menjadi perhatian utama agar pelaksanaan Kejurprov berjalan sukses dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, wasit juri, relawan, serta semua pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan kejuaraan tersebut sehingga pertandingan hari pertama dapat berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Tirto Edhi berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga persaudaraan antar karateka maupun antar daerah sehingga Kejurprov tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga mempererat silaturahmi.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Kejuaraan Provinsi FORKI Sumatera Barat Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum FORKI Sumatera Barat, Nanda, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya Kejurprov tahun ini. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan hari pertama merupakan hasil kerja sama yang baik dari seluruh unsur yang terlibat.

Ia menilai sinergi antara Pengurus FORKI Sumbar, FORKI Kabupaten Pasaman selaku tuan rumah, panitia, perangkat pertandingan, pemerintah daerah, serta seluruh kontingen menjadi kunci sukses penyelenggaraan Kejurprov 2026.

Kejurprov FORKI Sumbar 2026 diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet karate berprestasi yang nantinya dapat memperkuat kontingen Sumatera Barat pada berbagai kejuaraan tingkat nasional, sekaligus menjadi ajang evaluasi hasil pembinaan atlet di masing-masing daerah.

Dengan dimulainya pertandingan sejak hari pertama dan tingginya antusiasme peserta dari seluruh kabupaten dan kota, Kejuaraan Provinsi FORKI Sumatera Barat 2026 di GOR Tuanku Rao, Lubuk Sikaping, diharapkan berlangsung sukses, melahirkan juara-juara terbaik, serta semakin memperkuat perkembangan olahraga karate di Ranah Minang.(MM).