Jakarta – Upaya Pemko Payakumbuh membangun birokrasi profesional berbasis kompetensi memasuki tahap krusial setelah pelaksanaan ekspose penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) di Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang menjadi salah satu tahapan menuju implementasi penuh sistem merit.
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat tata kelola ASN melalui penerapan manajemen talenta yang terintegrasi dan berbasis data.
“Pemko Payakumbuh mendukung penuh transformasi pengelolaan ASN melalui manajemen talenta. Sistem ini akan membantu pemerintah memetakan potensi pegawai, mengembangkan kompetensi, dan menyiapkan talenta terbaik untuk mengisi jabatan strategis secara objektif dan transparan,” kata Wawako Elzadaswarman di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Selasa (02/06/2026).
Pelaksanaan ekspose tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembangunan manajemen talenta yang telah dijalankan Pemko Payakumbuh sejak Oktober 2025.
Pemerintah daerah secara bertahap menyelesaikan berbagai tahapan mulai dari sosialisasi, penyusunan komitmen kepala daerah, pembentukan tim manajemen talenta, pemenuhan data dukung, penyusunan regulasi, hingga pendampingan intensif bersama BKN.
Langkah tersebut sejalan dengan Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta ASN Instansi Pemerintah yang mendorong seluruh instansi pemerintah menerapkan sistem informasi layanan manajemen talenta ASN secara nasional.
“Manajemen talenta merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap ASN mendapatkan kesempatan pengembangan karier sesuai kompetensi dan kinerjanya. Dengan demikian, organisasi dapat menempatkan pegawai terbaik pada posisi yang tepat,” kata Sekda Rida Ananda.
Dalam pemaparannya, Rida menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung guna memastikan penerapan sistem merit berjalan optimal.
Pemko Payakumbuh, kata dia, juga terus memperkuat integrasi data kepegawaian untuk mendukung proses pemetaan talenta secara lebih akurat.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Payakumbuh Dafrul Pasi memperagakan penggunaan aplikasi manajemen talenta di hadapan tim penilai BKN.
Simulasi tersebut menunjukkan kemampuan sistem dalam memetakan kompetensi, kinerja, dan potensi ASN sebagai dasar pengembangan karier maupun pengisian jabatan.
“Digitalisasi menjadi salah satu faktor penting dalam penerapan manajemen talenta. Melalui sistem yang terintegrasi, proses pengelolaan ASN dapat dilakukan lebih efektif, terukur, dan akuntabel,” ujar Dafrul.
Ekspose tersebut dihadiri Wakil Kepala BKN Suharmen, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Samsul Hidayat, Direktur Pengelolaan Sistem Informasi dan Layanan Digitalisasi Manajemen ASN Wahyu Firdaus, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Herman, serta Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Purjiyanta.
Pada kesempatan itu, Suharmen memberikan apresiasi atas komitmen dan keseriusan Pemerintah Kota Payakumbuh dalam membangun manajemen talenta ASN.
Ia menilai daerah tersebut telah menunjukkan progres yang baik dalam memenuhi tahapan pembangunan sistem.
“Keberhasilan manajemen talenta ditentukan oleh pembangunan sistem yang kuat, implementasi yang konsisten, serta pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Kami mendorong Pemko Payakumbuh terus memperkuat program penghargaan dan peningkatan kompetensi ASN,” katanya.
Menurut dia, aspek penghargaan dan pengembangan kompetensi menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan kinerja pegawai sekaligus memperkuat efektivitas penerapan sistem merit di lingkungan pemerintahan.
Selain itu, BKN juga mendorong Pemko Payakumbuh melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada ASN agar seluruh pegawai memahami mekanisme dan manfaat manajemen talenta sebelum sistem diterapkan secara penuh.
“Kami berharap seluruh ASN memahami bahwa manajemen talenta bukan sekadar sistem administrasi, tetapi instrumen untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional, kompetitif, dan berorientasi pada kinerja,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara pelaksanaan ekspose oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh dan Wakil Kepala BKN. Tahapan selanjutnya, Pemko Payakumbuh menunggu keputusan BKN terkait penerapan manajemen talenta ASN. (*)
Menuju Birokrasi Profesional, Pemko Payakumbuh Matangkan Penerapan Manajemen Talenta ASN
