Opini  

Panas Bumi Potensi Energi Bersih

Oleh: Andhika Wahyudiono*

Panas bumi menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang paling efisien dan menjanjikan bagi Indonesia. Potensi panas bumi yang mencapai 23 GW di Indonesia dapat menjadi keunggulan dan harus dikembangkan secara optimal melalui teknologi yang lebih baik dan fleksibel. PT Pertamina Geothermal Energi Tbk. (PGE) (PGEO) menilai pentingnya mengoptimalkan potensi panas bumi ini dan telah menetapkan target untuk mencapai kapasitas terpasang tambahan sebesar satu GW dalam dua tahun ke depan.


Untuk mencapai tujuan tersebut, PGE melakukan pengembangan dan inovasi dalam mengoptimalkan sumur geotermal. Penggunaan teknologi binary dan ESP (Electrical Submersible Pump) pada pembangkit listrik panas bumi menjadi langkah strategis dalam menghasilkan listrik dari panas bumi dengan lebih efisien. Meskipun menghadapi tantangan komersial dan teknologi, PGE berkomitmen untuk menghadapinya dengan maksimalisasi peluang komersial dan optimalisasi teknologi.

Salah satu cara untuk memanfaatkan energi panas bumi secara komersial adalah dengan mengutilisasi uap dan brine untuk berbagai keperluan masyarakat, seperti geowisata dan pemanasan langsung (direct heating). Selain itu, PGE juga memiliki rencana untuk komersialisasi green hydrogen dan green methanol untuk Pembangkit Listrik Siklus Biner. Penelitian mengenai potensi ekstraksi silika dari proses pengolahan brine berlebih juga dilakukan untuk menciptakan produk bernilai tambah seperti semikonduktor dan gelas.

Dalam mengembangkan potensi panas bumi, PGE juga fokus pada peningkatan interkoneksi antara lokasi produksi geothermal dan Secondary Product di Pulau Sumatra. Langkah ini bertujuan untuk memperluas distribusi dan pemanfaatan energi panas bumi secara efisien.
Pengembangan energi panas bumi di Indonesia mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah. Potensi geothermal terbesar di Indonesia muncul karena negara ini berada di lingkungan ring of fire. Dukungan pemerintah dalam pengembangan energi panas bumi sangat penting, meskipun keterbatasan anggaran dan waktu menjadi tantangan dalam implementasinya.
Sebagai world class green energy company, PGE memiliki komitmen yang kuat untuk terus memaksimalkan potensi panas bumi di Indonesia. Selain itu, PGE juga berperan penting dalam mendukung pemerintah dalam agenda dekarbonisasi nasional dan global, sejalan dengan komitmen Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060.

Pemanfaatan energi panas bumi merupakan langkah yang krusial dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan memastikan ketersediaan energi yang berkelanjutan di masa depan. Indonesia memiliki potensi besar dalam sumber daya energi terbarukan, dan pengembangan energi panas bumi menjadi kontribusi penting dalam menjaga lingkungan serta mencapai tujuan keberlanjutan energi secara global. Dalam rangka mencapai hal tersebut, kerjasama yang kuat antara PT PLN (Persero), pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor kunci untuk berhasil mewujudkan transisi menuju energi bersih, mencapai masa depan yang lebih baik bagi Indonesia, dan mensejahterakan seluruh masyarakat.

Mengoptimalkan sumber daya energi terbarukan, termasuk panas bumi, adalah solusi berkelanjutan untuk mengatasi dampak perubahan iklim yang semakin mendesak. Energi panas bumi memiliki potensi yang besar untuk digunakan sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan, karena tidak menghasilkan emisi karbon dan tidak menyebabkan polusi udara. Dengan mengalihkan fokus dari sumber energi fosil ke energi terbarukan, Indonesia dapat berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan global.

Pengembangan energi panas bumi menjadi suatu langkah penting dan strategis untuk mengatasi tantangan energi di masa depan. Dengan berinvestasi dalam teknologi dan infrastruktur yang tepat, Indonesia dapat memanfaatkan potensi panas bumi yang melimpah dengan lebih efisien dan produktif. PT PLN (Persero) sebagai salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia memiliki peran sentral dalam mengembangkan dan mengoperasikan sumber energi panas bumi yang berkelanjutan. Dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci dalam mendorong keberhasilan proyek energi panas bumi ini.

Kerjasama antara PT PLN (Persero), pemerintah, dan masyarakat menjadi fondasi dalam mewujudkan visi bersama menuju transisi energi bersih. Pemerintah harus berperan sebagai fasilitator dan regulasi yang memungkinkan pengembangan energi panas bumi dan energi terbarukan lainnya dengan lebih efektif. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam mendukung dan mengadopsi teknologi energi terbarukan menjadi penting untuk mencapai kesuksesan dalam upaya ini.

Potensi energi panas bumi di Indonesia harus dimaksimalkan dengan pendekatan berkelanjutan. Dalam pengembangan dan pemanfaatannya, harus dipastikan bahwa lingkungan alami tetap terlindungi dan keberlanjutan ekonomi dan sosial dijaga. Dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, Indonesia dapat meraih manfaat dari energi panas bumi yang berkelanjutan dan berdaya guna bagi semua pihak.
Semoga langkah-langkah ini dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi lingkungan dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Dengan memprioritaskan pengembangan energi panas bumi sebagai salah satu langkah dalam mencapai keberlanjutan energi, Indonesia dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya global untuk melindungi bumi kita dan mencapai masa depan yang berkelanjutan dan sejahtera.

*) Dosen UNTAG Banyuwangi

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *