TELUK KUANTAN,metrosumatra.com.
— Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mulai dilirik sebagai lokasi strategis pengembangan pusat rehabilitasi narkoba. Rencana tersebut mengemuka dalam kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau Brigjen Pol Christ Reinhard Pusung, SIK, M. Han, MH ke Kuansing, Kamis (20/8/2026).
Kedatangan KBNN Brigjen Pol Christ Reinhard Pusung, SIK, M. Han, MH disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing yang diwakili Pj Sekda Kuansing, Drs. Muradi, M.Si.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan BNN Provinsi Riau bersama Pemerintah Kabupaten Kuansing membahas sejumlah opsi lokasi yang dinilai potensial untuk mendukung rencana pembangunan RS Pusat Rehabilitasi Narkoba di Kuansing.
Salah satu agenda utama yakni peninjauan kondisi Hotel Kuansing serta Rusunawa Kuansing yang direncanakan dapat dikaji sebagai lokasi pusat rehabilitasi.
Brigjen Pol Christ Reinhard Pusung, menyampaikan, keberadaan pusat rehabilitasi di Kuansing diharapkan tidak hanya menjadi tempat pemulihan bagi masyarakat yang terpapar penyalahgunaan narkotika, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah Riau.
“Kita melihat potensi yang ada di Kuansing. Beberapa fasilitas akan kita tinjau dan kaji, termasuk hotel dan rusunawa. Ini bagian dari upaya menyiapkan pusat rehabilitasi yang representatif dan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya
Sementara itu, Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si., menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, Pemkab Kuansing siap mendukung langkah BNN dalam memperkuat penanganan penyalahgunaan narkotika, khususnya melalui pendekatan rehabilitasi.
“Pemerintah Kabupaten Kuansing tentu menyambut baik rencana ini. Kita akan mendukung dan bersama-sama melakukan kajian terhadap fasilitas yang ada, sehingga nantinya dapat ditentukan lokasi yang paling tepat dan memenuhi kebutuhan pusat rehabilitasi,” ujar Muradi.
Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk melihat langsung kesiapan fasilitas sekaligus memetakan kebutuhan apabila Kuansing dipercaya menjadi salah satu lokasi pengembangan pusat rehabilitasi narkoba di Provinsi Riau.
Selain agenda utama tersebut, rombongan juga dijadwalkan melakukan peninjauan lokasi dan sejumlah fasilitas di Kuansing sebelum melanjutkan rangkaian kegiatan menuju Tepian Narosa Teluk Kuantan, yang menjadi pusat pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan yang mendampingi antara lain Imam Alfarisi, Romadani, Togu Monang, Amrul Fikri Hamid, Gusti Rahmad, Eldy Kasra, Supardianto, Iqbal, dan Onga. Turut mendukung rangkaian kegiatan tim pendamping dan panitia, termasuk Pingki, Ronaldo, dan Putra.
Jika terealisasi, kehadiran pusat rehabilitasi narkoba di Kuansing bakal menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan rehabilitasi sekaligus memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika di wilayah Riau.(RA).


